Home besties about daftarisi tipsnulis petunjuk contact

Sabtu, 06 Juni 2020

Terlalu Cepat: Udah Juni!

Kedengaran spesial, nggak, bahwa sekarang udah Juni? Does time feel like its trying to pass everything ahead so fast? Atau malah terkesan maraton? Whatever you think of, well, time has always walked the same speed. Tapi mestinya terasa universal bahwa kali ini, waktu enggak relatif terhadap perasaan kamu. Cause it surely goes so fast.

Imagine: its HALF A YEAR ALREADY!


Akhir bulan ini umurku 19... wow. Parah, sih. Bentar lagi nih umur ganti digit depan -- I meant, cmon, I cant even cook properly! Cuma bisa yang basic, yang kelewatan deh lo kalo engga bisa! Entahlah ya, biggest guilt-ku adalah selama karantina adalah enggak belajar masak... malah main HP, namatin berbagai jenis drakor dan anime series, youtube-an... yah, segala yang terlihat enggak begitu bermanfaat.

Katanya, katanya yeu, time you enjoy wasting is not wasted time, tapi if I could turn back time, perhaps I wouldve done some more beneficial things. Well, fun fact: sebetulnya aku menulis lagi, tetapi malah jatuhnya kayak jadi reliever, bukannya nulis serius!

Kamis, 02 April 2020

half the semester: okay... enough?

Selalu tarik perhatian dari kalimat pertama: trik menulis yang aku ingat sudah lima tahun lamanya. Buat pembaca tenggelam menuju paragraf, paragraf menuju halaman, hingga akhirnya menutup dengan kebahagiaan. Kalau tidak bisa bahagia, setidaknya tebarkan pesan. Tulisan tidak mesti melulu tentang bintang-gemintang; badai topan tsunami gempa juga dipersilakan. Selalu bebas. Menulis merupakan terserah yang tidak memberi beban (karena terserah makan di mana sering berujung percekcokan).

Selamat malam! Sudah tiga bulan sejak posting terakhir (iya, aku tulis itu sebenarnya Desember/Januari). Sekarang jam delapan malam, harusnya aku belajar di kuliah online. Iya, karena covid-19, alhasil kini sistemnya perkuliahan jarak jauh. Baru empat hari padahal, kukira sudah seminggu lebih. Konsep waktu jadi tak teraba.

Senin, 24 Februari 2020

untuk yang penasaran: testimoni seorang maba

Banyak yang bilang, enggak terasa, ya, udah satu semester lewat! which is totally absolutely wrong. At least to me. Terasa banget, ah, setiap harinya. Terasa, kok, pas mau ujian blok, OSPE, apalagi mendekati libur. Nothing passes too fast. Semua momentum terjadi seperti semestinya.

Anehkah kalau berpendapat seperti kalimat pertama? Enggak juga. Waktu bersifat relatif. Katamu tiga jam, kataku 180 menit. Esensinya sama tapi maknanya beda. 180 menit mengesankan batasan yang jelas. Tiga jam seolah menegaskan semua baik-baik dan biasa saja.

Hal paling sulit adalah membiasakan diri. Sampai sebulan lalu, rasanya masih aneh kalau jam 12 sudah kembali berada di kamar. Apalagi jam 10 (pagi yeu, pagi) ujug-ujug pulang, mama malah ketawa di rumah. Udah kebiasaan tiga tahun di Jubel pulang jam setengah lima. Itu pun belum masuk les tiga kali seminggu, jadi pulang jam delapan. (DELAPAN MALAM YE.)

Jumat, 23 Agustus 2019

Edisi Kuliah: IYA, NINDA UDAH KULIAH!

Judul yang terlampau bombastis untuk ukuran aku yang biasa-biasa aja, I know hehe, forgive. Iyak, Ninda semakin jauh meninggalkan fase krucilnya... weird, actually, because it’s the same self all the time. Umurku 18, sekarang jadi mahasiswa—gelar yang selalu diulang-ulang. Bukan anak-anak lagi, katanya. Harus bertingkah dewasa, setingkat di bawah mahatahu?

Sayangnya, masih banyak orang—me totally included—terjebak di tahap 100% remaja. Yang masih dimaafkan buat seluruh kesalahan, dimaklumi, dibiarkan, dibela--you name it.

SBMPTN udah kea roller coaster babes! Aku menulis dua post tentang ini, yang satu di Zenius dan satu lagi di Edukasystem. Dua-duanya menang kontes, jadi mikir, kayaknya kacau banget masa-masa pra-UTBK-q. Aku diterima di pilihan pertama, Pendidikan Dokter Unsri. Iya, enggak jauh-jauh dari rumah. Masuk setengah lapan, berangkat tuju lewat sepuluh. Santuy.

Rabu, 29 Mei 2019

Brutally Honest Truth: Grade 12

Let me introduce y’all to someone: an officially almost 18-year-old me! *high five buat yang seangkatan*

Kalau kamu mengikuti blog ini sejak awal banget, berarti kamu sudah membaca sejak umurku masih dua belas. Krucil banget ya, hehehe. Enam tahun berlalu… no, not gonna say flies so fast because honestly I can feel how slow the progress of six years is, if seeing it as bigger picture, as a whole, not just where I am currently standing.

Each year was both lesson and fun!
Yang menggelitik adalah kenyataan bahwa tahun ini aku tidak lagi ‘bersekolah’. The end is here. Good bye sekolah menengah.

Jadi, ehm, let’s start it more properly: halo semuanya.