Home besties about daftarisi tipsnulis petunjuk contact

Minggu, 13 Oktober 2013

Bagaimana Cara Membuat Plot Cerita yang Bagus dan Baik?

Halo, Assalamu 'alaikum! :)
Cerita yang baik itu terdiri dari plot yang baik. Cerita yang bagus terdiri dari plot yang bagus. Cerita yang keren terdiri dari plot yang keren. Kamu belum tahu plot itu apa? Jadi begini ya. Menurutku, sih, plot itu artinya jalan cerita. Kita harus punya plot cerita sebelum membuat naskah (baik novel, cerpen, ataupun yang lainnya).
Masih belum mengerti tentang plot? Aku beri contoh, deh!

Plot yang baik (menurutku, lho) itu terdiri dari:

-Awal cerita (permulaan)
-pertengahan cerita (terjadinya masalah)
-akhir cerita (penyelesaian masalah)

Nah, kalau kamu sudah menentukan awal cerita, pertengahan cerita dan akhir cerita, pasti bakal gampang membuat ceritanya! Contoh:

Awal cerita: Cinderella adalah gadis yatim piatu, dia tinggal bersama ibu tiri dan saudara tiri yang selalu jahat padanya.
Pertengahan cerita: Suatu hari, Pangeran mengadakan pesta dansa, dan seluruh gadis di negeri itu diundang. Cinderella tidak diperbolehkan ikut pesta dansa oleh ibu dan saudara tirinya. Untungnya ada Ibu Peri yang membantunya, jadi Cinderella pun bisa ikut pesta dansa. Ibu Peri berpesan pada Cinderella supaya kembali ke rumah tepat jam dua belas malam. Cinderella mengiyakan. Ketika sedang asyik berdansa dengan pangeran, jam menunjukkan ke angka dua belas sehingga Cinderella berlari keluar istana. Karena tergesa-gesa, sepatu Cinderella tertinggal di istana. Pangeran pun mencari gadis dengan ukuran kaki yang cocok dengan sepatu itu untuk mencari Cinderella.
Akhir cerita: Pangeran menemukan Cinderella. Dia menikahi Cinderella, lalu mereka hidup bahagia selamanya.

Kira-kira begitulah contoh plot yang bagus. Plot itulah yang dikembangkan menjadi paragraf-paragraf sehingga cerita bisa terbentuk. Contohnya:

Awal cerita:
Cinderella adalah gadis yatim piatu, dia tinggal bersama ibu tiri dan dua saudara tirinya.
“Cinderella!” panggil ibu tiri. Cinderella segera menghampiri ibu tiri dengan tergopoh-gopoh.
“Iya, Bu?” balas Cinderella.
“Cepat bersihkan kaca jendela! Cepaatt!” seru ibu tiri dengan kencang, padahal jelas-jelas Cinderella ada di sebelahnya.
“Baik, Bu,” jawab Cinderella, lalu membersihkan kaca jendela dengan segera. Kalau dia tidak cepat-cepat bisa-bisa dia terkena omelan ibu tiri.
“Cinderella, nanti cucikan bajuku sampai bersih! Awas kalau ada kotoran sedikitpun!” seru saudara tiri Cinderella. Cinderella mengangguk saja.
Ibu tiri dan saudara tiri Cinderella sudah membenci Cinderella dari dulu, disebabkan oleh kecantikan Cinderella yang tak terkalahkan.


Itu dia contoh awal cerita yang sudah dikembangkan dari plot! Padahal plotnya yang awal cerita cuma terdiri dari satu kalimat, kan? Karena dikembangkan, jadilah lebih dari sepuluh kalimat.

Sebagai penulis, kita harus pandai-pandai mengembangkan plot menjadi paragraf yang banyak. Supaya ceritanya bisa lebih bagus dan lebih seru dibaca. Coba, deh, kalau cerita itu cuma terdiri dari plot tanpa penambahan sedikitpun. Apa coba serunya? Enggak ada, kan?

Cerita yang bagus tentu saja terdiri dari plot yang bagus. Ingat, ya. Bagaimana cara membuat plot atau alur yang bagus? Oh ya, kalau ingin melihat langkah-langkah menulis buku yang step by step bisa dilihat di sini.

-buatlah ending yang tidak mudah ditebak.
Kenapa? Kalau endingmu mudah ditebak bahkan sudah tertebak, pembaca jadi malas membaca ceritamu. Pasti dia bakal bilang, “Ah, aku tahu. Pasti akhirnya giniginigini .... Mendingan aku baca cerita yang lain aja, lah.”
Kamu mau hal itu terjadi? Enggak, kan? Makanya, buatlah ending yang enggak pasaran, dan usahakan sulit tertebak. Cara membuat ending yang bagus bisa dilihat di sini.

-buatlah pertengahan cerita (terjadinya masalah) seseru mungkin.
Cerita yang baik adalah cerita yang bisa membuat pembacanya merasakan emosi yang dirasakan sang tokoh. Kalau pertengahan ceritamu biasa-biasa saja, datar-datar saja, dan tidak ada sesuatu yang bikin tokoh utama sedih/down/bingung/resah dan lainnya, serta enggak ada rasa ‘petualangannya’ sama sekali dan lain sebagainya, maka bisa dibilang ceritamu kurang seru.
Buat cerita seseru mungkin! Buat si pembaca ikut greget ketika membaca ceritamu! Pastilah hasil ceritamu bakal bagus ^^

-baca buku-buku berkualitas.
Secara tidak langsung, tulisan yang bagus bisa mempengaruhi hasil karya para pembacanya.

-ketahui 12 rahasia para penulis.
12 rahasia ini wajib diketahui semua penulis! Ada di sini.

-dan satu lagi, jika ingin bukumu best seller, sebaiknya baca artikel berikut ini.

Gimana? Gampang kan? semoga bermanfaat ya, makasih sudah mau membaca :)) Kamu mau berkomentar tentang posting ini? Silakan! Tinggal isi saja komentar di bawah, lalu isi identitasmu. Enggak pakai capcha, komentarmu bisa langsung muncul, kok! Salam manis ;))

#Ninda
Wassalamu 'alaikum .... :)

24 komentar:

  1. yang enggak mudah tertebak orang lain :)

    BalasHapus
  2. nambah wawasan, gak tahu nih artikel ceritaku udah bagus apa blm

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe thx XD coba minta dikomen temen? hehe :D

      Hapus
    2. hehe thx XD coba minta dikomen temen? hehe :D

      Hapus
  3. Kalo pas praktek bikin cerpen y ngalir aj..ga tau mana plot mana alur.
    Gmana coba??

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo baru latihan ya nggak papa. tapi kalau mau nulis cerpen serius, eg: untuk lomba / diterbitkan, harus buat alurnya dulu. biar jelas :)

      Hapus
  4. aku bingung bikin ending buat cerpen, sebenernya buat di terbitin, terhalang sama jumlah maksimal kata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba buat yang singkat dengan kalimat efektif. babat habis aja semua kata yang enggak perlu.

      Ex: Mereka masuk ke dalam ruangan.
      Karena masuk sudah pasti ke dalam, bisa diubah jadi:
      Mereka masuk ruangan.

      Yash, semoga berhasil!^^

      Hapus
  5. Gampang memang kalau sudah tau mau dibawa kemana ceritanya. Tapi pas lagi mau membuat jalan ceritanya itu lho yang sulit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak-banyak baca buku, perhatikan lingkungan sekitar, perbanyak nonton berita! Banyak hal menarik yang terjadi di sekitar kita, lho, selalu bisa jadi bahan cerita! :)

      Hapus
  6. Caranya bagaimana caranya jalan ceritanya susah ditebak biar pembaca penasaran

    BalasHapus
  7. thank you for this entry.
    it's help me a lot.
    love from malaysia

    BalasHapus
  8. Hmm, infonya bagus, mantap buat di coba :-)

    BalasHapus
  9. mbakkkkkk.
    keren banget sharing dan tipsnya cocok buat orang yang baru bakal terjun ke dunia tarik pena.
    salam kenal ya mbak eeeeeee

    BalasHapus
  10. Arigatou untuk tipsnya kak~
    Sangat membantu...!!!

    BalasHapus

Terima kasih bila sudah menyempatkan diri untuk berkomentar! 💕 :)

No captcha, no moderation, and no login here! Tinggal isi kolom komentar lalu publish, sesimpel itu! Bisa juga pakai anonim jika diperlukan (tho I don't recommend it) :).